Warung Bebas

Rabu, 07 November 2012

Tipe Kepribadian Orang Dilihat dari Sendal

Ketemu orang-orang baru itu kadang menyenangkan, dan kadang malah ngeselin. Orang-orang yang kamu sangka asik ternyata ngeselin dan membosankan. Ya bukan salah kamu sih, dari luar mereka tampaknya asik. Manusia memang dilahirkan berbeda ras, suku dan bangsa. Tidak ada dua manusia yang sama persis, bahkan yang kembar identik sekalipun.


Semua orang punya ciri khas dan kepribadian masing-masing yang unik dan spesial. Kepribadian-kepribadian ini sebenernya bisa dibaca kalo kamu tau ilmunya. Banyak caranya, misalnya dari bahasa tubuh mereka, intonasi berbicara, tulisan tangannya dan lain-lain.
Kali ini, kita bakal ngajarin kamu cara revolusioner untuk membaca kepribadian seseorang, dengan cara baru yg para ilmuwan sosial di dunia bahkan belum tau. Kita bakal ngajarin kamu cara baca kepribadian seseorang, dilihat dari sendal yang dipakainya. Keluarin buku catetannya ya anak-anak…

Sendal Jepit Karet

Kamu tipe-tipe orang yg sigap dan waspada. Kamu perlu alas kaki yang memudahkan mobilitas kamu, serba guna, mudah dipakai dan dilepas, dan juga bisa dijadikan senjata apabila diperlukan. Sendal jepit karet sangat sempurna untuk kamu, karena ringan, elastis, bisa digunakan untuk banyak kegiatan, dari nyangkul di sawah, main layangan sampai ngapel ke rumah gebetan. Dan kalau ditengah jalan kamu ketemu musuh, sendal jepit kamu bisa kamu sambitin ke itu orang.

Sendal Jepit Merk Bagus

Kamu orang yang terkesan cuek, tapi sebenernya kamu sangat memperhatikan penampilan kamu. Kamu ingin orang yang melihat kamu menganggap penampilan kamu bagus, tapi kamu gak mau ketauan kalo kamu sebenernya dandan. Sendal jepit yg merknya bagus adalah pilihan kamu, karena sendal jepit karet yg dijual di warung depan kamu anggap tidak bisa menaikkan nilai prestis penampilan kamu.

Selop

Kamu orang yang takut dengan komitmen. Kamu pengen yang gampang dipake pas lagi kamu lagi mau, dan bisa dilepas begitu aja pas kamu udah nggak mau pake lagi. Dan terus misalnya nanti kamu mau pake lagi, kamu bisa dengan mudahnya make, tanpa harus ada masalah dan drama apa-apa. Eh ini ngomongin sendal kan ?

Sendal Hotel

Kamu ingin mengesankan kamu cuek dan tidak peduli dengan pendapat orang, namun sebenarnya kamu orangnya sombong. Kamu pengen pamer ke semua orang kalo kamu pernah nginep di hotel. Kalo bisa, kamu pake deh tuh bathrobe hotel yang kamu bawa kabur. Ini juga bisa berarti kamu orangnya gak mau rugi sih.

Crocs

Kamu orangnya labil. Kamu pengen pake sepatu, tapi pengen ngerasain nyamannya sebuah sendal. Kamu nggak bisa kekeuh sama sebuah keputusan: sepatu atau sendal. Jadi kamu pake lah “alas kaki hybrid” ini. Tapi orang-orang ngeliatin kamu dengan aneh dan pandangan menghakimi. Kamu mencoba cuek dan beralasan “ini enak banget lho dipakenya !” Tapi sebenernya kamu merasa insecure, makanya kamu mendandani crocs kamu pake aksesoris tempelan-tempelan “lucu” itu.

Sendal Gunung

Kamu seorang petualang yang pemberani. Gunung dan bukit sudah kamu taklukan. Keluar masuk lumpur dan rawa bukan masalah untuk kamu. Kamu membutuhkan alas kaki yang praktis, namun juga kuat dan bisa melindungi kaki kamu.

Atau mungkin juga kamu anak rohis.

Bakiak

Kamu orangnya eksentrik, ramai dan selalu menjadi life of the party. Alias, kamu orangnya caper. Kemanapun kamu melangkah, kamu ingin menarik perhatian orang di sekeliling kamu. Makanya kamu pakai bakiak, suara hentakannya yang cukup keras setiap menyentuh lantai dijamin membuat orang sekitar kamu nengok.

Sekedar saran, kalo kamu bener-bener mau caper, mending kamu pake bakiak yang buat lomba pas 17an, sama temen kamu. Dijamin diliatin orang-orang.

Sendal yang Bisa Bunyi

Kamu anak kecil yang belum tau apa-apa. Tapi orang tua kamu adalah tipe-tipe orang yang memakai bakiak. Tidak cukup dirinya menjadi pusat perhatian, anaknya pun juga harus. Sebenernya kalo ada ukuran orang dewasa, orang tua kamu bakal pake sendal yg bisa bunyi-bunyi kayak kamu, dek. Jangan dicontoh ya kalo udah gede nanti. Bikin malu aja.

Sendal Jerami

Kamu seorang ninja. Menjadi gesit dan tak terdengar adalah prioritas utama kamu, karena jika lambat sedikit saja, nyawa kamu jadi taruhannya. Kamu perlu alas kaki yang ringan dan tidak mengeluarkan banyak suara ketika dipakai. Yang paling penting, alas kaki kamu harus bisa membantu kamu lari diatas air.

Sendal dari Besi

Kamu adalah salah satu keturunan terakhir bangsa Saiya yang sedang berlatih untuk melawan musuh yang akan mengancam bumi. Kamu perlu alas kaki yang berat supaya kamu bisa bergerak lebih cepat, karena musuh kamu menguasai 10x gravitasi bumi. Berjuanglah !

Nah, pelajari dengan baik dan niscaya kamu gak akan salah memilih teman lagi. Selamat bersosialisasi!

Selasa, 06 November 2012

Mahasiswi Calon Guru Tampil Gaul, Salahkah?

Seorang calon guru, dituntut untuk tak hanya cerdas dan sayang terhadap anak didik, tetapi harus pula berpenampilan sopan. Sebab pada hakekatnya, guru adalah panutan sebagaimana arti guru dalam bahasa Jawa yang berarti "digugu" dan "ditiru". Demikian pendapat mahasiswi yang disampaikan kepada swara kampus setelah mengamati penampilan para calon guru di beberapa universitas.


Menurut Kurniasari Rosyida (19) mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang sedang menimba ilmu di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dampak negativ dari modernisasi menjadikan banyak calon guru yang berbusana tidak selayaknya sebagai calon guru yang nanti jadi panutan anak didiknya. "Pemakaian celana jins ketat dan baju ketat saat kuliah rasanya kurang etis bagi calon guru. Bahkan bisa menimbulkan persepsi negativ," tuturnya.

Hingga kini, masih cukup banyak mahasiswi yang berpenampilan modis dan gaul namun adakalanya melupakan etika. Disisi lain, tak sedikit pula yang justru kehabisan cara mengombinasikan warna dan jenis pakaian serta jilbab yang sejatinya bisa digunakan sebagi simbol identitas kultural seseorang. Sayangnya, banyak mahasiswi yang tak mau ambil pusing. Mereka lebih memilih berpakaian simple, praktis agar leluasa dalam menjalankan aktivitasnya.

Pendapat berbeda disampaiakan Anita Oktaviani (21), mahasiswi jurusan Akuntansi YKPN Yogyakarta. Menurutnya, penampilan trendi mahasiswi tak jadi soal asal memiliki kecerdasan intelektual dan akhlak yang baik. "Mengukur penampilan seseorang hanya dari cara berpakaian rasanya kurang adil, sebab faktanya banyak pula yang berpakaian santun namun tidak memiliki kecerdasan akademik dan akhlak yang baik," paparnya.

Harus diakui, banyak mahasiswi yang menggunakan pakaian sopan terjerumus atau larut dalam arus dinamika model pakaian yang ketat dan seksi. Padahal, berpakaian sopan pun akan tetap bisa menjadi gaul, modis dan tampak cantik, sebab kecantikan yang sesungguhnya bukan terletak pada cara berpakaian semata melainkan lebih pada kedalaman hati, iman, sikap dan tindakan yang bersumber pada kebaikan dan nilai - nilai agama.

Meski demikian, arus global dan modernisasi yang terjadi, mau tidak mau, harus diakui menjadi salah satu penyebab terkikisnya jati diri bangsa, khususnya di bidang kebudayaan dalam arti luas. Mulai dari cara berfikir, cara berpakaian, cara makan, cara berkomunikasi hingga sikap dan perilaku, jelas menunjukkan terjadinya perubahan itu. Jatidiri bangsa seolah terpinggir oleh gelombang peradaban baru yang konsumtif, glamor dan pragmatis.

Untuk itulah, diperlukan cara pandang dan cara berfikir kritis bagi para mahasiswi untuk memilah - milah mana yang cocok dan mana yang tidak cocok, termasuk cara memilih pakaian dan cara berpakaian. Meski demikian harus diakui jujur bahwa sikap dan bertindak melawan peradaban modern lebih berat dibanding larut didalamnya. Jadi, kenapa ikut - ikutan trendi kalau hanya untuk tampil gaul?

Senin, 05 November 2012

Perkosa Anak, Bapak Diciduk Polisi

TH alias Sito (43), warga Padamara, Purbalingga, Sabtu (3/11) ditangkap Tim Unit Pelayanan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPPPA) Sat Reskrim Polres Purbalingga. Dia diduga memperkosa anak kandungnya, sebut saja bunga (15), siswi sebuah MTs di Purbalingga.


Perbuatan bejat yang tidak seharusnya terjadi tersebut, dilakukan tersangka yang kesehariannya sebagai tukang parkir hingga kurang lebih 10 kali terhadap korban. Polisi menangkap berdasarkan laporan dari ibu korban, setelah adanya pengakuan dari bunga. Setiap melakukan aksinya, tersangka mendahului dengan melakukan ancaman terhadap korban. Oleh karena takut akan dibunuh, korban akhirnya dengan terpaksa melayani kemauan ayah kandungnya untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.

Kapolres Purbalingga, AKBP Ferdy Sambo melalui Kasat Reskrim, AKP Sardji, membenarkan adanya laporan dari warga perihal tindakan asusila seorang ayah terhadap anaknya. "Tersangka kini kami tahan," ujar Sardji. Kepada polisi Sito mengaku, perbuatan bejat tersebut kali pertama dilakukannya pada awal 2011 di rumahnya, pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Sebelum melakukan aksinya, pelaku selalu mengawali dengan mengancam akan membunuh Bunga bila tidak mau melayani.

Karena Sito merasa aman, pria yang berprofesi sebagai tukang parkir tersebut pun melakukan aksinya kembali. Seingat Bunga, ayahnya sudah melakukannya sebanyak sepuluh kali. "Terakhir dilakukan pada Kamis (1/10) siang di rumah. Sebelum melakukannya suami saya selalu mengancam anak saya," kata ibu korban kepada petugas Polres Purbalingga.

Minggu, 04 November 2012

Menjadi Mandiri, Percaya Diri, dan Berani

Perempuan pehobi traveling, Enda, 29, mengakui tidak selamanya perjalanan berjalan mulus. Karyawati honorer di instansi pemerintah itu pernah mengalami pengalaman buruk dalam perjalanannya berkeliling Eropa beberapa waktu lalu.


Saat itu Enda berada di Italia. Ia dirampok. Tas yang berisi uang, komputer tablet, dan kamera raib. Sejak itu pula Enda sadar bahwa tidak semua negara itu aman, negara maju sekalipun. Tidak hanya itu. Enda juga pernah hampir menjadi korban penculikan. Kala itu, kisahnya, perempuan lajang itu tengah berada di Bukit Michaelangelo, Italia. Setelah menikmati panorama Kota Florence disana, Enda berjalan kaki untuk kembali ke hotel tempat dia menginap. Tiba - tiba sebuah mobil berhenti di depannya. Orang di dalam mobil memaksa ia untuk masuk.

Enda beruntung. Aksi itu mengundang perhatian warga sekitar dan dia mendapat bantuan. "Untungnya ada yang nolongin aku. Sejujurnya, aku sempat trauma dan langsung ingin pulang ke Indonesia," kenangnya. Tapi niat itu ia urungkan dengan tekad untuk lebih waspada. Enda menyarankan agar perempuan yang berhobi traveling seorang diri selalu waspada. "Kita juga perlu lebih percaya diri, ramah kepada masyarakat lokal, dan harus bawa peta kemanapun kita pergi," dia mengatakan.

Dwi Retno Indriati, 29, yang juga kerap bepergian seorang diri, memandang kegiatan traveling, apalagi seorang diri, mengembangkan kemandirian perempuan. "Kita harus siap mental dan fisik karena segala kendala harus dicari jalan keluarnya sendiri," kata dia. Adapun bagi Stephany Josephine Agnes, 25, yang biasa dipanggil Teppy, bepergian, apalagi seorang diri, bukan sekedar hobi bagi perempuan. Bepergian juga merupakan salah satu cara untuk memberanikan diri.

Persiapan, kata dia, haruslah matang. "Selalu berhati - hati dan berdoa. Bawa barang yang diperlukan, jaga tingkah laku, dan jangan takut untuk berkomunikasi dengan orang lokal," sarannya. Yang penting lagi, ditambahkan Teppy, tumbuhkan selalu jiwa petualang agar tidak hilang. "Kalau jiwa petualang kita hilang, kita akan selalu takut kemana - mana," tutur dia.

Sabtu, 03 November 2012

Aplikasi Gadget Paling Diminati Para Dokter

Seiring perkembangan teknologi, informasi, komunikasi dan gadget, masyarakat semakin mudah mengakses berbagai informasi, termasuk kesehatan dan kedokteran. Salah satunya ialah Buku Saku Dokter. Aplikasi garapan Andalas Medical Software ini buatan anak bangsa alias lokal.


Sesuai dengan namanya, aplikasi ini bagaikan sebuah buku saku yang biasa dipegang para dokter sebagai pedoman dasar kesehatan dan kedokteran. Caranya mudah, anda tinggal mengunduh aplikasi ini secara gratis di Googleplay.com. Ketika membuka aplikasi ini, ada pilihan textbook dan forum. Jika mengklik textbook, akan muncul pilihan penyakit berdasarkan kelompoknya disertai logo yang menarik.

Mulai dari ilmu penyakit dalam, ilmu kesehatan anak, obstetri dan ginekologi, ilmu bedah, ilmu kesehatan mata, THT, kulit dan kelamin dan neuropsikiatri. Bila mengklik penyakit dalam, akan muncul daftar penyakit yang disusun secara alfabet. Seperti AIDS, antraks, malaria dan tetanus. Ingin tahu lebih jelas, tinggal klik di tombol nama penyakitnya.

Mulai dari definisi, gejala, penyebab, dan diagnosis. Dijamin akan membuka wawasan anda lebih luas seputar beragam penyakit. Namun, developer memberikan peringatan yang keras. Aplikasi ini tidak dianjurkan digunakan oleh kalangan nonmedis atau masyarakat awam. Jika menemukan gejala penyakit yang mirip dengan apa yang anda alami saat ini, anda harus berkonsultasi langsung ke dokter.

Buku Saku Dokter adalah aplikasi e-book untuk dokter Indonesia. Terdapat lebih dari 120 materi yang sering ditemukan di lapangan, disajikan sesuai dengan kebutuhan dokter dan materi yang selalu terbarukan secara berkala. Membahas bagaimana menegakan diagnosis dengan anamnesis dan pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang sederhana yang bisa dilakukan di puskesmas.

Oleh sebab itu, aplikasi ini cocok digunakan bagi para dokter, calon dokter atau mahasiswa yang sedang belajar di ilmu kedokteran. Bagi anda yang menimba ilmu kedokteran, aplikasi ini dapat membantu anda belajar mengenai definisi, diagnosis dan penyebab suatu penyakit. Bahkan tersedia pula keterangan info seputar pemeriksaan dengan stetoskop dan alat kedokteran lainnya.

Misal, untuk bronkitis akut, diberikan keterangan bahwa gejalanya adalah bunyi nafas yang janggal. Tak ketinggalan, takaran obat yang tepat, mengurangi demam pada bronkitis dengan obat - obat asetosal atau parasetamol. Sementara tindakan untuk anak - anak dijelaskan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, serta dilengkapi dengan panduan terapi dan standar kompetensi dokter umum dalam menangani penyakit tersebut.

Jumat, 02 November 2012

Kuku dapat Menggambarkan Kondisi Tubuh

Kuku sehat bisa dilihat dari warnanya yang bening transparan dan kulit dibawah kuku yang berwarna kemerahan. Supaya kuku tetap sehat, kelembapannya harus dijaga.


Letkol Laut dr Eko Riyanto SpKK menyebut, penggunaan lotion sudah cukup untuk perawatan harian. "Bisa menggunakan hand lotion atau body lotion yang mengandung emollient. Fungsinya adalah menutrisi kulit dan kuku," kata Kasubdep Kulit-Kelamin RSAL dr Ramelan tersebut.

Kalau begitu, apa tanda - tanda kuku sakit? menurut spesialis kulit dan kelamin RSU Haji Surabaya dr Hasruliana Ningsih SpKK, kuku mewakili sesuatu yang terjadi pada jaringan dibawahnya. Ningsih-sapaan Hasruliana Ningsuh-menambahkan, secara umum kelainan pada kuku dibagi empat. Diantaranya, (1) melanoma atau kangker yang bisa menyerang kuku. Awalnya, itu ditandai dengan perubahan warna kuku menjadi hitam, kemudian menjadi rapuh dan hancur.

(2) Hipersensitif pada sabun cuci atau bahan lain juga mencetuskan kerusakan kuku. Dampaknya, kuku pecah - pecah sampai keluar nanah. (3) Selain itu, penyakit autoimun seperti psoriasis vulgaris, lupus, dan lichen planus. (4) Terakhir, genetik . "Ada yang bisa disebabkan penyakit, tetapi ada riwayat orang tua yang berkaitan dengan masalah kuku," ujarnya.

Spesialis penyakit dalam RS Royal Surabaya dr Ulfa Kholili SpPD menambahkan, penampakan visual pada kuku tangan dan kaki bisa menunjukkan penyakit dasar. "Melihat kuku menjadi bagian pemeriksaan kami, terutama pada pasien yang memiliki penyakit yang diderita sejak lama. Kuku bisa menjadi indikasi medis pendukung," jelas dokter yang juga berdinas di RSUD dr Soetomo tersebut. Dia mencontohkan, pada pasien penyakit liver atau sakit kuning, kuku ikut menguning. Nining memberikan contoh lain. Yakni, penderita diabetes melitus yang berpotensi terjangkit paronikia atau jamur kuku.

Serba - Serbi Kosmetik Kuku

Kuku yang sehat dan cantik tentu menunjang penampilan secara keseluruhan. Kalau selama ini sering menjajal body spa atau hair spa, coba pula treatment spa untuk kuku.
  • Nail hardener
  • Berfungsi untuk menguatkan agar kuku tidak mudah patah.
  • Base coat
  • Digunakan sebelum memulaskan nail polish (cat kuku). Meratakan dan menghaluskan permukaan kuku.
  • Growth booster
  • Membantu mempercepat pertumbuhan kuku. Pijat pada kuku dan kutikula setiap hari.
  • Peel off whitener
  • Pulaskan pada kuku dan didiamkan sekitar tiga menit, lalu dikelupas. Menjadikan warna kuku lebih putih.

Kamis, 01 November 2012

Menunggu Wajah Baru Indonesia

Setidaknya ada dua paradigma terhadap Indonesia. Pertama, paradigma yang melihat negara ini sebagai lahan kekuasaan yang harus dieksploitasi dan diserap aset - asetnya untuk memperkaya diri baik secara pribadi atau kelompok (entitas kepentingan politik-ekonomi). Kedua, paradigma yang melihat Indonesia sebagai negara yang harus diselamatkan dari multi krisis (ekonomi, politik, budaya, sosial), dan didorong lahir kembali menjadi Indonesia baru, yakni Indonesia yang bermartabat. Ini ditempuh melalui cara - cara konstitusional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.


Masing - masing kelompok pendukung dua paradigma itu akan bertarung dalam Pemilu 2014. Kelompok pertama melihat Pemilu 2014 adalah arena perebutan kekuasaan yang harus dimenangkan melalui kekuatan modal ekonomi dan modal politik. Disini modal menjadi alat sekaligus tujuan. Modal itu dapat berlipat ganda dan mendatangkan keuntungan besar jika mampu 'membeli' kekuasaan. Politik uang menjadi keniscayaan. Moralitas politik dipahami sebagai sesuatu yang relatif atau nisbi. Disini, kekuasaan tidak dimuliakan sebagai alat untuk mendistribusikan kesejahteraan, melainkan untuk melayani pragmatisme - hedonistik yang berujung pada pencapaian kenikmatan material - biologis - psikologis semata.

Aktor - aktor utama pendukung gagasan utama diatas adalah mereka yang memiliki modal sangat besar dan kuat, namun miskin komitmen, integritas dan kapabilitas. Mereka selalu menggunakan (kata) rakyat untuk meraup profit politik. Jika mereka bicara memperjuangkan rakyat, maka rakyat disitu lebih diartikan sebagai komoditas politik, bukan sebagai pemilik sah kekuasaan (kedaulatan).

Kelompok kedua memahami Pemilu 2014 sebagai momentum perubahan untuk melahirkan Indonesia baru yang bermartabat (beradab, adil, sejahtera) dimana seluruh stakeholder berpartisipasi dan menikmati seluruh pencapaian perubahan itu. Kita berharap kelompok ini mampu mengembalikan negara ini ke dalam track-nya, yakni konstitusi (UUD 45), Pancasila, NKRI dan Kebhinnekaan kultural.

Selama ini, negara / bangsa ini jatuh dalam hegemoni kapitalisme liberal, dimana seluruh urusan negara / bangsa diserahkan (tunduk) pada mekanisme pasar bebas. Ketidakadilan, kemiskinan, ketercerabutan identitas budaya bangsa, penguatan promordialisme suku / agama, konflik horisontal dan keterancaman pluralisme yang terepresentasi pada berbagai bentuk diskriminasi merupakan akibat dari tersanderanya negara di tangan kekuatan kapitalisme liberal. Kesuntukan negara dalam kepanitiaan pasar bebas, menyebabkan terlantarnya tugas - tugas konstitusionalnya.
 

DEWASA Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger